Minggu, Oktober 03, 2010

08083

OSI adalah model arsitektur untuk jaringan yang mendeskripsikan bagaimana data dan informasi network dikomunikasikan dari sebuah aplikasi komputer ke aplikasi komputer lain melalui sebuah media transmisi.
Tujuan utama penggunaan model OSI adalah untuk membantu desainer jaringan memahami fungsi dari tiap-tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data. Termasuk jenis-jenis protoklol jaringan dan metode transmisi.


Layer 7 --> Application
- Layanan aplikasi
- File, message, database
- contoh: telnet, http, ftp

Layer 6 --> Presentation
- Menyajikan data
- Layanan penerjemah
- Menangani proses enkripsi, tipe data, format data, struktur data
- contoh: JPEG, GIF, ASCII

Layer 5 --> Session
- Menjaga agar data dari masing-masing aplikasi tetap terpisah
- Mempertahankan data dari berbagai aplikasi
- Bertugas membentuk, mengolah, dan memutus session
- contoh: OS

Layer 4 --> Transport
- Melakukan segmentasi
- Menyatukan data yang telah tersegmentasi
- Menyediakan multiplexing
- Membuat komunikasi yang connection-oriented

Layer 3 --> Network
- Packet diterima oleh router
- Router akan mengecek alamat IP tujuan
- Jika router menemukan maka akan melewatkan packet dengan dibungkus menjadi frame dan dikirimkan

Layer 2 --> Data Link
- Grouping data secara logika (framing)
- Menggabungkan paket menjadi byte dan byte menjadi frame
- Mengkomunikasikan bit menjadi byte dan byte menjadi frame
- Enkapsulasi akan dilepaskan paket setelah diterima oleh layer dibawahnya
- Menyediakan media akses menggunakan MAC address
- Melakukan pendeteksian
- Contoh: switch dan bridge (membaca frame yang melaluinya)


Layer 1 --> Physical
- Memindahkan bit antar devices
- Mengirim dan menerima bit
- Berkomunikasi langsung dengan media transmisi
- Merepresentasikan bit
- Menjaga koneksi antar sistem
- Contoh: hub dan repeater